Terkuak! Masker Organik Ilegal yang Meresahkan Banyak Orang!

 dailyxpressnews.com – Bagi yang rajin menggunakan masker organik untuk memenuhi kebutuhan perawatan kulit anda, alangkah baiknya untuk berhati-hati terhadap produk yang digunakan. Bukan hanya itu saja, anda pun harus rajin untuk mengecek izin dan kualitas produk, sehingga tidak dapat menyebabkan kerugian besar mengenai dampak merugikan untuk kulit wajah anda. Mengapa demikian? Karena, saat ini sudah beredar luas masker organik ilegal

Dilansir dari sumber Kompas.com, Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro, baru-baru ini menggerebek sebuah rumah. Di duga, rumah tersebut dipergunakan sebagai tempat produksi untuk masker organik abal-abal. Adapun lokasi yang dimaksud, adalah Jati Asih, Bekasi. Penggerebekan tersebut dilakukan, pada Kamis, 28 Januari 2021 malam hari.

Berdasarkan keterangan yang telah kami terima, ada empat masker organik abal-abal yang diproduksikan dan belum mengantongi izin dari BPOM. Masker abal-abal itu, adalah Yoleskin, Acone, NHM, dan Youra. Berikut adalah ulasan lebih lanjut mengenai masker abal-abalnya:

Masker Organik Ilegal Belum Mengantongi Izin BPOM

Kombes Pol Yusri Yunus, selaku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwasanya masker-masker organik abal-abal yang telah diamankan itu dianggap sebagai ilegal karena belum memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM. Selain itu, produk masker organik tersebut diracik secara sembarangan oleh pembuatnya tanpa memiliki keahlian mengenai dunia kecantikan ataupun proses produksi masker. 

Dalam proses penggerebekan, pihak kepolisian sudah berhasil menangkap reseller atau penjual ulang dan menemukan pemilik rumah produksi masker ilegal. “Hingga saat ini, tersangka sudah kami amankan dan akan melanjutkan proses lebih lanjut, pemiliknya berinisial CS,” ujar Yusri, yang kami lansir dari sumber Kompas.com, pada Jumat, 29 Januari 2021 kemarin. Selain itu, kepolisian juga telah mengamankan 12 tersangka lainnya yang terlibat dalam pembuatan masker organik abal-abal tersebut. 

masker organik ilegal

“Kemudian, ada beberapa tersangka yang telah kami amankan, itu adalah karyawan-karyawan CS. karena yang ini masih kami coba dalami peran-perannya. Kami akan menanyakan siapa yang membuat, dari mana mereka belajar, kemudian beli bahan-bahan kimianya dari mana saja,” lanjut dia. Beberapa pack masker yang siap edar dan diperjualbelikan melalui online sudah diamankan oleh kepolisian dan disita untuk menjadi barang bukti di persidangan. Menurut Yusri, kosmetik ilegal ini biasanya dipergunakan oleh ibu-ibu ataupun kaum perempuan untuk merawat kulit wajah.

Banyak Di Perjualkan Melalui Online

Masker organik, yang diproduksikan oleh CS, disebutkan bahwa masker itu sudah beredar luas karena pelaku mencoba menjualkan barang dagangnya melalui media sosial atau memanfaatkan e-commerce. Bahkan, beberapa merek dari masker ilegal tersebut sudah banyak dikenal orang. Bukan hanya itu saja, banyak sekali influencer dan selebgram yang mempromosikan barang masker itu untuk menarik perhatian banyak orang. 

Untuk meminimalisir dampak yang semakin meluas dan tidak bisa terkendali, Yusri mengimbau kepada masyarakat, bagi mereka yang merasa terkena dampak atau merasakan seperti ketidakcocokan dari penggunaan bahan kimia pada masker organik, harap segera melapor. “Karena dampaknya bener-bener bisa merusak banget, bahaya, imbauan untuk masyarakat, khususnya untuk ibu-ibu, karena kan yang biasa menggunakan masker ini perempuan,” ujar Yusri. 

Hingga kini, pihak kepolisian masih mencoba untuk mendalami kasus. Pada dasarnya, kasus mengenai produk kecantikan ilegal sudah sering ditemukan. Yusri pun berharap agar kasus ini tidak terjadi untuk ke sekian kalinya. Bukan hanya merugikan, beredarnya masker ilegal ini membahayakan nyawa banyak orang. Terlebih jika bahan-bahan kimia yang dipergunakan berlebihan, tentu akan membawa dampak berbahaya. 

Polisi juga masih menyelidiki apakah masih ada kemungkinan besar tersangka ataupun reseller lainnya yang terlibat untuk menjualkan masker ilegal ini. Atas perbuatan penipuan dan perencanaan, CS akan dikenakan dengan Pasal 196 Subsider pasal 197 Jo Pasal 106 Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Adapun ancaman hukuman, adalah pidana penjara selama 15 tahun. 

Yusri berharap, agar berbagai toko yang menjualkan masker merek-merek diatas yang ditetapkan sebagai masker ilegal, harus dihentikan. Bukan hanya itu saja, yang memperjualkan masker organik ilegal melalui e-commerce juga harus dihentikan, sehingga masker ini tidak akan beredar semakin luas dan membawa dampak merugikan. 

 

Similar Articles

Comments

Most Popular

Kronologi Dan Fakta Rina Gunawan Meninggal Dunia

dailyxpressnews.com - Kabar duka kembali menerpa dunia hiburan tanah air yang mengejutkan masyarakat Indonesia dengan kabar Rina Gunawan meninggal dunia pada hari Selasa (2/3/2021)...

5 Cara Cegah Alergi Pada Anak Sejak Dini Yang Mudah Dilakukan

dailyxpressnews.com - Dalam kondisi medis banyak sekali yang bisa menyebabkan anak-anak hingga orang dewasa mengalami reaksi yang beragam dan disebut sebagai alergi. Mulai dari...

Tamu Wanita Cantik Ditemukan Tewas Di Hotel Kediri

dailyxpressnews.com - Wanita cantik ditemukan tewas dengan lumuran darah di sejumlah kain. Seorang tamu hotel kamar 421 berinisial M (20) asal dari Jawa Barat...