Pendiri Pasar Muamalah Depok Yang Bertransaksi Pakai Dirham Ditahan

dailyxpressnews.com – Bareskrim Polri Depok menangkap pendiri Pasar Muamalah Depok dengan sejumlah fakta terkait transaksi menggunakan koin Dirham. Awalnya informasi yang diterima pihak kepolisian pada Kamis (28/01/2021) dimana beredarnya video yang viral penggunaan dinar emas dan dirham perak di lapak pasar Muamalah, Beji, Depok Jawa Barat. Zaim Saidi merupakan pendiri pasar di depok tersebut dengan status dirinya sebagai tersangka yang sudah mendekam di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. “Benar (sudah ditahan),” kata Brigjen Rusdi kepada wartawan, Kamis (4/2/2021). 

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan setelah adanya pemeriksaan Zaim Saidi langsung dilakukan penangkapan. Tersangka telah dijerat dengan pasal ancaman pidana 5 tahun penjara. Pelaku dijerat dengan pasal 9 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana. Dirham yang dijadikan alat transaksi tersebut merupakan benda yang dijalankan sebagai alat transaksi pembayaran yang sah. “Karena alasan penahanan subjektif, dikhawatirkan melarikan diri, hilangkan barang bukti. Alasan penahanan subjektif karena ancaman pidana lebih 5 tahun,” tukas dia. 

Setiap orang yang ingin bertransaksi di pasar tersebut harus menukarkan terlebih dahulu rupiah ke uang dirham yang akan menghasilkan keuntungan sebesar 2,5 %. Selain itu, Dinar merupakan koin emas seberat 4,24 gram atau emas 22 karat. Saat ini nilai tukar dinar setara dengan 4 juta rupiah sedangkan dirham setara dengan nilai 73.500. Dirham tersebut diungkapkan bahwa dipesan dari sejumlah tempat, diantaranya PT Antam Kesultanan Bintang hingga pengrajin Pulomas di Jakarta. 

5 Fakta Zaim Saidi Sebagai Pendiri Pasar Muamalah Depok

Adapun Dirham yang yang digunakan sebagai alat transaksi dengan desain nama Tersangka dengan tujuan sebagai penanggung Jawab dalam kandungan berat koin dinar atau dirham. Kasus ini terus diselidiki dan jual beli perdagangan menggunakan alat tukar selain mata uang Rupiah. Sejumlah fakta terkait Zaim Saidi yang merupakan sebagai pendiri serta mengizinkan serta melakukan transaksi di Pasar Muamalah Depok menggunakan koin Dinar dan Dirham.

Berperan Sebagai Inisiator

 

Pendiri pasar Muamalah Depok

Dilansir dari informasi sumber berita detikcom yang didapat mengenai Zaim merupakan pemilik lapak pasar Muamalah di Depok,awalnya ada pembentukan komunitas masyarakat yang mau berdagang dengan mengikuti tradisi pasar di Zaman Nabi. Zaim juga merupakan pelaku yang menentukan harga beli koin dinar dan dirham. Di pasar yang mengikuti aturan terkait transaksi menggunakan Dinar Dirham sebanyak 10 sampai 15 pedagang yang sudah dikoordinasikan seorang pengawas. 

Barang Bukti Yang Diamankan

Polisi sudah menyelidiki kasus ini dengan mendapatkan 5 saksi yang sudah diperiksa baik dari pedagang atau pengawas hingga pemilik lapak yaitu

  • 3 Keping koin 1 Dinar
  • 1 keping koin ¼ Dinar
  • 4 keping koin 5 Dirham
  • 4 keping koin 2 Dirham
  • 34 keping koin 1 Dirham
  • 37 keping koin ½ Dirham
  • 22 keping koin 3 Fulus
  • 977 keping koin 2 Fulus
  • Meja untuk lapak pedagang
  • Kursi untuk pedagang
  • Barang dagangan berupa buku

Pendiri Pasar Terancam 15 Tahun Penjara

Zaim dijerat dengan pasal tentang mata uang, pasal tersebut mengatur penggunaan mata uang asing dalam sebuah transaksi pembayaran. 

Pesan Terakhir Sebelum Ditahan

Zaim Saidi menyampaikan beberapa pesan terakhirnya sebelum ditangkap polisi karena kasus transaksi koin dirham dan dinar. Dirinya berpamitan sembari meminta doa kepada para pengikutnya melalui akun Instagramnya. “Mohon doa kepada semuanya agar Allah memberikan perlindungan-Nya dan pertolongan-Nya kepada hambarnya. Dan memberikan kebenaran sebagai kebenaran. Lah haula wala quwatta illa billah. Hasbunallah wanikmal wakil. Amin ya robbal alamin,” tulis Zaim Saidi yang dilansir dari detik.com.

Makna Tulisan Amir Di Koin Dinar-Dirham

Didesain Koin dinar dan dirham, yang disita oleh pihak kepolisian tertera adanya tulisan Amir Zaim Saidi dengan ukiran kaligrafi dan tulisan ‘Amirat Nusantara’ Artinya yaitu kepemimpinan dari Pendiri pasar Muamalah Depok sebagai pemilik lapak pasar Muamalah. Dirinya juga mempertanggung jawabkan soal transaksi yang disunahkan nabi di zamannya untuk diterapkan di pasar Muamalah Depok tersebut. Kepingan Dirham tersebut dibuat semirip mungkin dan adanya istilah Amirat yang bukan nama melainkan makna kepemimpinan. 

Similar Articles

Comments

Most Popular

Lakukan Cara Ini Untuk Mengasah Kreativitas Anak

dailyxpressnews.com - Anak anak pada masa pertumbuhannya masih sangat aktif dan ingin mengetahui banyak hal yang ada di dekatnya. Oleh karena itu peran orang...

Makanan Untuk Kolesterol Tinggi Yang Tidak Boleh Dilewatkan

dailyxpressnews.com - Ada beberapa makanan untuk kolesterol tinggi yang tidak boleh dilewatkan setiap harinya menurunkan kolesterol memang tidak mudah dan tidak selalu harus menggunakan...

Wisata Di Blitar Terpopuler, Ada Makam Bung Karno

dailyxpressnews.com - Sedang berkunjung ke Blitar? Jangan lupa mampir ke beberapa wisata di Blitar terpopuler, Blitar memang memiliki destinasi yang cukup lengkap. Mulai dari...