Mayat Perempuan Di Waduk Sragen Terungkap Identitasnya!

dailyxpressnews.com – Sebelumnya, ditemukan mayat perempuan di Waduk Kembangan yang mengambang di pinggiran. Mayat perempuan tersebut tadinya belum diketahui identitasnya. “Benar, tadi ditemukan warga sekitar pukul 05.00 WIB. Kondisinya meninggal dunia,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Sugeng Priyono, saat dihubungi detik.com, Minggu (11/4/2021) seperti yang dilansir dari sumber berita detik.com.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Sragen, Sugeng Priyono menyebutkan bahwa korban ditemukan oleh warga yang sedang bersiap berjualan di tepi-tepi waduk. Korban dalam kondisi mengambang dan kemudian dilaporkan ke pihak terkait. Identitas saat itu belum diketahui. Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Guruh Bagus Edy Suryana membenarkan soal penemuan mayat tersebut. Saat ini korban sudah dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Sragen untuk dilakukan otopsi. 

Pihaknya sedang mendalami dugaan ini sebagai penyebab tewasnya korban, karena diduga adanya patah di bagian tulang leher. “Ada dugaan patah di bagian leher korban. Kita tunggu hasil visumnya. Ini sementara kita juga sedang memeriksa saksi-saksi,” pungkasnya. Semuanya akan dipastikan setelah hasil otopsinya sudah keluar. Warga desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen digemparkan dengan mayat yang diduga dibuang di waduk Kembangan.

Terdapat luka dan mulut yang mengeluarkan darah disebut sebagai korban pembunuhan. Namun, pihak kepolisian belum bisa memastikan karena otopsi baru akan dilakukan Pada hari senin (12/4/2021) sekarang. Setelah di cek ternyata Kepala Desa Mojorejo, Suharno membenarkan bahwa mayat tersebut merupakan warganya. Hal ini masih terus diusut soal penyebab kematian sosok wanita muda yang dibuang jasadnya ke Waduk Sragen soal pembunuhan atau bukannya.

Mayat Perempuan Di Waduk Sragen Yang Diduga Korban Pembunuhan Mayat Perempuan Di Waduk

Polisi yang menangani penemuan mayat perempuan di Waduk Sragen tersebut dengan cepat menemukan identitas jasad yang diduga korban pembunuhan itu. Jasad wanita muda itu berinisial S yang merupakan salah satu warga kecamatan Karangmalang, Sragen. “Identitas sudah berhasil kita temukan menggunakan alat Inafis. Karena awalnya memang kita tidak menemukan identitas pada tubuh korban,” kata Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, saat dihubungi detik.com, Minggu (11/4/2021).

Hal ini lantaran polisi melakukan olah TKP di sekitar penemuan dengan menemukan sebuah tas yang diduga milik korban. Fakta lainnya seperti barang berharga milik korban juga masih ditemukan dan dipakai oleh korban. Polisi masih perlu beberapa pendalaman untuk menyimpulkan kematian korban tersebut. Selain itu, Polisi juga akan melakukan otopsi jasad korban dan hasil visumnya di bagian luar menunjukkan adanya luka patah leher.

Indikasi pendarahan pada hidung dan mulut yang berdasarkan hasil visum pun diharapkan mampu memberikan keterangan lebih jelas dalam kondisi korban. Masih terkait adanya pendarahan, penyebabnya masih dilihat lagi karena juga terdapat hasil visum yang menunjukkan adanya lecet di bagian pelipis. Hasilnya juga dalam pengecekkan dari Polsek, katanya betul ada penganiayaan. Sampai saat ini juga jasad belum bisa untuk dibawa pulang. 

Diketahui kalau korban merupakan warga yang merantau dan menikah di luar jawa, Kades pun tidak mengetahui alasan apa yang membuat dirinya pulang kampung dan meninggalkan anak dan suaminya. Meskipun begitu kartu identitasnya pun belum tertera dirinya sudah menikah.  “Itu warga lama, pernah menikah, sama suaminya punya anak satu dan tinggal di Jambi. Gak tau di sana gak ada kecocokan dengan suami lalu pulang sendiri ke Sragen. Suami dan anak masih di sana,” ungkap Kades yang dilansir dari detik.com.

Korban tinggal di Sragen bersama neneknya yang sudah tinggal sendirian, Ibunya masih di Mojorejo tetapi sudah tidak serumah lantaran ibunya merupakan seorang tuna netra. Kades pun menyampaikan sebelum kejadian ini, korban sudah pergi dari rumah sejak Sabtu (10/4/2021). Hingga jenazahnya ditemukan dan korban belum kembali ke rumah.

Kades pun mengetahui kalau tetangganya mengaku kalau korban merupakan warga yang sering keluar malam. Hal ini Kades tidak mengetahui jelas dan secara pasti profesinya. ”Di sini ikut neneknya. Kalau waktu merantau saya tidak tahu, mungkin buruh atau apa dengan suaminya. Kalau di sini juga gak tau. Kata tetangganya sering keluar malam. Tidak tahu profesinya,” ujarnya seperti yang dilansir dari sumber berita sindonews.com

Similar Articles

Comments

Most Popular

Lakukan Cara Ini Untuk Mengasah Kreativitas Anak

dailyxpressnews.com - Anak anak pada masa pertumbuhannya masih sangat aktif dan ingin mengetahui banyak hal yang ada di dekatnya. Oleh karena itu peran orang...

Makanan Untuk Kolesterol Tinggi Yang Tidak Boleh Dilewatkan

dailyxpressnews.com - Ada beberapa makanan untuk kolesterol tinggi yang tidak boleh dilewatkan setiap harinya menurunkan kolesterol memang tidak mudah dan tidak selalu harus menggunakan...

Wisata Di Blitar Terpopuler, Ada Makam Bung Karno

dailyxpressnews.com - Sedang berkunjung ke Blitar? Jangan lupa mampir ke beberapa wisata di Blitar terpopuler, Blitar memang memiliki destinasi yang cukup lengkap. Mulai dari...