Butiran Emas Di Pantai Maluku Dilakukan Pengecekan Keasliannya

dailyxpressnews.com – Warga Negeri Tamilouw, Maluku Tengah, Maluku berbondong-bondong ke Pantai Pohon Batu untuk mencari butiran Emas di Pantai Maluku yang sudah tercampur pasir pantai. Masyarakat dihebohkan kabar tersebut termasuk Ibu rumah tangga bernama Syarifah Arey yang menemukannya karena keisengan belaka. Dirinya mengaku sengaja pergi ke pantai dengan alat seadanya pada hari Selasa (23/3/2021) tepatnya pada pukul 08.00 WIT.

Syafira datang ke pantai bersama dengan kedua kakaknya ke Pantai Pohon Batu, sampai akhirnya keberuntungannya didapatkan sampai ramai berdatangan dan mendulang, pakai sekop, kuali dan karpet. Selain Syafira, Latif Selanno menegaskan hal ini bukanlah hal yang baru tetapi sudah pernah kejadian pada tahun 2019 lalu. Dirinya mengaku pernah mendapatkan emas 100 gram bukan hanya dari pesisir pantai tetapi di sejumlah Kali Tamilouw.

Pada saat dihubungi waktu itu Latif rutin mencari sehari satu gram hingga dua gram sampai tercapai 100 gram dari butiran emas tersebut.”Tidak (bukan hal yang baru), saya sendiri pernah 100 gram pada 2019. Itu sendiri, belum yang (orang) lain-lain, karena baru di-posting (jadi heboh) sebenarnya sudah lama dan tidak heboh. Yang penting rajin dapat 1 gram atau 2 gram per hari. Semua kali ada itu, di pantai ada, di kali ada di Desa Tamilouw,” kata Latif Selanno saat dihubungi. 

Wabup Butuh Lakukan Pengecekan Butiran Emas Di Pantai Maluku

Security Mesum Perkosa Karyawan

Pasca heboh ditemukannya emas di pantai Maluku, Pemkab Maluku  tengah mengerahkan jajaranya untuk mengecek keaslian  emas tersebut. Karena menurut Wabup Maluku seperti itu tetapi harus ada pembuktiannya terlebih dahulu. Untuk mengklaim itu adalah butiran emas atau bukan. Tanggapan yang diberikan dari LIPI dan PemKab pun untuk kejadian ini hanya ingin mengecek keaslian kadar emasnya saja. Karena kemungkinan bisa saja terjadi adanya emas di bibir pantai Maluku.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menyebutkan perlu adanya eksplorasi lebih lanjut terkait penemuan tersebut. Dugaan adanya Silika kata peneliti LIPI dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material tersebut. “Butiran emas memang memungkinkan di Maluku, karena ada indikasi jadi dimungkinkan, jadi biasanya pasir, emas itu di dalam silika, kalau di pantai yang biasa putih-putih itu ada potensi mengandung emas, biasanya seperti itu,” kata peneliti LIPI dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material, Iwan Setiawan saat dimintai konfirmasi, Kamis (25/3/2021) seperti yang dilansir dari sumber berita detikcom.

Tanggapan ini untuk memastikan butiran emas yang berada di pesisir pantai Pohon Batu, diperlukan penelitian lebih lanjut dari peneliti Geologi. Ada kemungkinan  besar ditemukan emas jika ditemukan silika di bibir pantai.”Itu biasanya temannya silika, kalau pantai mengandung silika, ya kemungkinan mengandung emas,” ucapnya. Kemungkinan ada beberapa hipotesis yang muncul soal emas di Maluku. Kemudian Wakil Bupati Maluku langsung angkat bicara dan meminta petugas keamanan cek lokasi.

Marlatu memerintahkan seluruh petuga Satpol PP Maluku Tengah untuk melakukan pengamanan ketat di Pantai Pohon Batu. Selain itu juga ada pengamanan yang dibantu pihak kepolisian. Siang ini juga Satuan Polisi Pamong Praja diperintah juga pengamanan di sana, karena pertambangan bukan ada wilayah kami kan sudah diambil provinsi kami sekadar pengamanan saja, kami amankan lingkungan saja dan pengamanan secara fisik oleh polisi dan Satpol PP berkoordinasi dengan babinsa dan kepala desa di sana,” tuturnya yang kami lansir dari detik.com.

Banyaknya warga yang mendatangi pantainya, dikhawatirkan adanya kejadian yang tidak diinginkan atau sampai merusak lingkungan. Warga pun berdatangan dengan memenuhi syarat untuk mengikuti himbauan yang diberikan tim keamanan dan Dinas Lingkungan di Pantai Pohon Batu. Himbauan Wakil Bupati Maluku Tengah, Marlatu Leleury untuk warganya tidak menggunakan air yang kandungannya mengandung sianida yang dapat merusak Lingkungan.

Hingga permintaannya tersebut diperintahkan kepada Dinas Lingkungan yang ikut mengecek lokasi. “Jadi itu kayak butir-butiran pasir itu emas atau tidak. Tadi sudah perintahkan sekda juga dinas lingkungan hidup turun di sana dan sudah koordinasi dengan babinsa dan kepala desa dan camat sehingga di informasikan supaya jangan ada gunakan logam air raksa, seperti sianida dan lain lain,” Kata Marlatu Leleury saat dihubungi, Selasa (23/3/2021) siang seperti yang dilansir dari sumber berita detikcom.

Similar Articles

Comments

Most Popular

Memiliki Segudang Manfaat! Teh Daun Kelor Wajib Dikonsumsi

dailyxpressnews.com - Daun kelor salah satu tumbuhan yang memang dikenal memiliki segudang manfaat baik untuk kesehatan, sejak lama daun ini juga disebut sebagai daun...

Mayat Perempuan Di Waduk Sragen Terungkap Identitasnya!

dailyxpressnews.com - Sebelumnya, ditemukan mayat perempuan di Waduk Kembangan yang mengambang di pinggiran. Mayat perempuan tersebut tadinya belum diketahui identitasnya. "Benar, tadi ditemukan warga...

Minuman Racikan Dari kopi Paling Unik Dan Populer

dailyxpressnews.com - Budaya minum kopi ternyata sudah ada sejak lama di negeri Indonesia. Sampai akhirnya kini banyak minuman racikan dari kopi yang unik. Bahkan...