ASN Dilarang Keluar Kota Saat Perayaan Imlek, 12 Februari 2021

dailyxpressnews.com – Larangan dari Airlangga Hartarto selaku menteri koordinator bidang perekonomian sekaligus ketua komite Penangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KC PEN) untuk prajurit TNI, Polri, pegawai BUMN/BUMD dan ASN dilarang keluar kota saat liburan panjang dan libur keagamaan perayaan Imlek. Seperti yang anda ketahui Perayaan Imlek jatuh pada tanggal 12 Februari mendatang dan long weekend pada tanggal 12 sampai 14 februari. 

Hal ini dikarenakan adanya pemberlakuan PPKM mikro (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) atau skala desa/kelurahan sejak Selasa 9 sampai 22 februari 2021 mendatang.  Secara kontribusi, pulau Jawa-Bali mewakili 66 persen dari seluruh kasus Covid-19 secara nasional. Berdasarkan data penambahan kasus baru sendiri, dia menyebutkan kasus Covid-19 di DKI Jakarta sudah mulai flat. 

Segi peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Barat dan Bali yang semakin meningkat, sedangkan wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Banten sudah menurun. Kondisi yang seperti ini, langsung diperjelas oleh Wiku Adisasmito dengan permintaan dari orang nomor 1 di Indonesia itu menginginkan supaya angka kasus Covid-19 mulai ditekankan ke tingkat desa. “Sehingga tentu perlu ada peningkatan lebih mikro sesuai arahan dari Bapak Presiden, sampai tingkat desa maupun kelurahan,” ujarnya yang dilansir dari sumber berita Kompas.com

6 Poin Aturan PPKM Mikro Sehingga ASN Dilarang Keluar Kota

Disamping PPKM mikro yang diberlakukan untuk upaya pencegahan penularan Covid-19 sehingga pemerintah memberikan arahan untuk ASN dilarang keluar kota. Ada keputusan Airlangga dengan larangan untuk melarang WNA masuk ke Indonesia. Dalam hal ini WNA tidak bisa memasuki Indonesia selama PPKM Mikro di berlakukan. “Larangan memasuki wilayah Indonesia bagi PPI WNA kecuali dengan kriteria tertentu, pengetatan protokol kesehatan, kewajiban terkait testing,” tutur Airlangga.

ASN Dilarang Keluar Kota

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta para pekerja dan pegawai pemerintah dan instansi menunda perjalanan terlebih dahulu untuk tujuan keluar kota merayakan hari keagamaan. “Kami memohon kepada pimpinan kementerian/lembaga, TNI, Polri, BUMN, BUMD, Pemda, dan perusahaan diimbau untuk meminta pegawai, Prajurit TNI dan Polri dan pekerjanya untuk menunda perjalanan selama libur panjang atau libur keagamaan,” Ujarnya. 

Ketentuan yang diberikan masih sama dengan perjalanan udara yang membutuhkan hasil tes PCR maksimal 2 kali 24 jam sebelum keberangkatan, Bisa juga dengan menggunakan swab antigen yang berlaku 1×24 jam sebelum melakukan keberangkatan. Semenetar, jika anda melakukan perjlanan ke Bali memlalui darat dan laur baik menggunakan kendaraan pribadi atau umum diwajibkan untuk melampirkan hasil tes PCR atau Antigen 3 x 24 jam sebelum keberangkatan. 

Buat kamu yang ingin melakukan perjalanan ke Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa dengan angkutan umum menggunakan jalan darat bila diperlukan dalam daerah harus memenuhi tes acak antigen atau Genose. Untuk perjalanan melalui udara, kamu bisa melakukan PCR atau Swab Antigen terlebih dahulu dengan maksimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan. Pesan dari saya sebagai penulis alangkah baiknya untuk mengikuti semua aturan dari pemerintah dalam kondisi yang seperti ini, kalau tidak berkepentingan dan masih bisa di handle tanpa harus keluar kota kenapa tidak? Demi kesehatan kamu sendiri dan orang lain disekitarmu.

Melansir dari Kompas.com, semua arahan dan perintah yang dibelakukan merupakan keputusanya dengan bijak demi keselamatan dan keamanan warga negara Indonesia. Oleh karena itu, sebagai masyarakat untuk terus mendukung dan tidak melanggar semua keputusan yang sudah dibuat negara. Hal ini, merupakan solusi alternatif bagi kita semua, bukan hanya ASN saja tetapi semua masyarakat ikuti aturan yang sudah diberlakukan pemerintahan. Pemerintah terus melakukan pengetatan perjalanan dalam negeri dengan memberikan persyaratan bukti positif  pada hasil tes diagnosa Covid-19 gunakan Swab antigen, Ge Nose, maupun PCR. Berikut ini merupakan isi aturan PPKM mikro yang akan diberlakukan pemerintah pada hari ini.

  1. Rumah  Ibadah Hanya diperbolehkan dengan 50% dengan mewajibkan masker.
  2. Fasilitas Umum, Sosbud dihentikan sementara hingga belum bisa ditentukan.
  3. Work From Office ditetapkan menjadi 50% dengan Work From Home
  4. Sekolah Tetap berlangsung secara Daring
  5. Mall di perkenankan untuk buka hingga pukul 21.00
  6. Transportasi Umum diminta untuk tetap mengikuti protokol kesehatan ketat. 

Similar Articles

Comments

Most Popular

Memiliki Segudang Manfaat! Teh Daun Kelor Wajib Dikonsumsi

dailyxpressnews.com - Daun kelor salah satu tumbuhan yang memang dikenal memiliki segudang manfaat baik untuk kesehatan, sejak lama daun ini juga disebut sebagai daun...

Mayat Perempuan Di Waduk Sragen Terungkap Identitasnya!

dailyxpressnews.com - Sebelumnya, ditemukan mayat perempuan di Waduk Kembangan yang mengambang di pinggiran. Mayat perempuan tersebut tadinya belum diketahui identitasnya. "Benar, tadi ditemukan warga...

Minuman Racikan Dari kopi Paling Unik Dan Populer

dailyxpressnews.com - Budaya minum kopi ternyata sudah ada sejak lama di negeri Indonesia. Sampai akhirnya kini banyak minuman racikan dari kopi yang unik. Bahkan...